A Random Story: Daniel Agger and Me

Monday, July 22, 2013

Siapa yang menyangka kalo saya hanya butuh waktu kurang lebih 4 tahun untuk bisa ketemu tim bola idola saya, nonton langsung pertandingan mereka di SUGBK hari sabtu kemarin. Janganlah anggap saya fans karbitan, hanya karena singkatnya perkenalan saya dengan Liverpool. Mungkin kegembiraan saya ini tidak ada apa2nya dengan para pencinta klub ini, yang memang sudah bertahun-tahun lamanya mengagumi Liverpool. Bagi saya, ini adalah salah satu momen terbaik saya, setelah momen ketika saya lulus sidang sarjana beberapa tahun lalu. Percayalah. Ketika nomor anggota sudah didapat, tiket sudah dibeli, ijin cuti sudah diapprove jauh-jauh hari, satu hal yang jangan ketinggalan..atribut! Hari itu, hari Kamis, 1 hari menjelang open training Liverpool di SUGBK. Saya berniat untuk print digital banner yang telah saya buat di salah satu percetakan besar di Depok. Tapi apa daya, ketika datang, sudah menunggu antrian mahasiswa yang sedang sibuk mengurus keperluan tugas akhir mereka, dan ternyata memang saya harus berusaha lebih besar untuk membuat atribut ini. Saya memutuskan untuk pergi ke toko buku, membeli beberapa karton kuning dan merah, serta tinta hitam dan cat putih. Awalnya saya akan membuat 2 buah banner, tetapi ketika tenaga dan waktu sudah tidak bisa kompromi, akhirnya hanya tercipta satu buah banner. Awalnya saya sangsi, apakah saya cukup percaya diri dengan atribut yg akan saya bawa nanti ketika pertandingan Liverpool. Tapi saya akan menyesal jika saya tidak membuat sebuah "sign" sebagai representatif kegembiraan dan antusiasme terhadap Liverpool, khususnya terhadap idola saya Daniel Agger.

Dan akhirnya tiba lah hari Jumat bersejarah yang cerah, secerah hati para penggemar Liverpool Indonesia. Sedikit demi sedikit pelataran GBK mulai memerah, para liverpudlian yang mendapat akses open training session, mulai memadati bangku penonton. Setelah menunggu 2 jam, akhirnya pemain Liverpool mulai memasuki stadion utama, dan mulai berlatih. Saya yang berada di sektor yg bersebelahan dengan sektor VIP mulai membentangkan banner yang saya banggakan ini, sebuah karton kuning dengan kalimat bertinta hitam dan bertuliskan "I've Got The Moves Like AGGER." Ide ini muncul sebagai plesetan dari lirik lagu yang cukup terkenal "The Moves Like Jagger." Banner yang cukup menarik perhatian sebagian penonton, karena berwarna kontras dengan dominasi warna merah. Saya sempat kecewa karena ketika selesai latihan, para pemain Liverpool langsung memasuki dressing room, mungkin mereka langsung pulang. 15 menit berlalu, para penonton masih setia di bangku, seperti menunggu sebuah kejutan yang akan diberikan oleh Liverpool kepada kami. Dan benar saya, tidak lama berselang, para pemain Liverpool mulai keluar dari ruang ganti, dan berjalan berombongan menuju bis. Syukur Alhamdulillah, mereka berjalan melewati sektor yang saya tempati. Tanpa pikir panjang, saya bentangkan lagi banner itu, berharap sebuah keajaiban bahwa Agger akan melihatnya. Saya hanya teriak-teriak histeris, memanggil nama Agger...Agger. Sayang sekali saya tidak menggunakan kacamata minus saya, jadi saya tidak bisa melihat reaksi mereka dengan jelas. Setelah para pemain Liverpool, boss, dan staff menaiki bis, saya mulai menggulung banner saya. Dan seketika itu juga, seorang teman yang ketika itu turun ke arah pagar untuk mengambil foto lebih dekat, menghampiri saya dan memberitahu berita yg sangat menggembirakan tiada duanya. "Ger, banner lo tadi diliat sama Agger, tadi dia ditunjukin gitu ke banner lo" "beneran?" lalu sekejap pacar saya yang dari arah pagar menambahkan "iya bener, tadinya Agger cuma liat sekitaran pager aja, eh pas ada yg liat banner kamu dan kasih tau dia, trus dia ngeliat ke arah banner kamu dan senyum." hahahahaha, is this for real? Akhirnya keesokan harinya saya mulai mencari berbagai foto dari internet, dan saya mendapatkan foto ini...
photo courtesy: indonesia.liverpoolfc.com
dan ini lah reaksi Agger ketika melihat banner saya... ternyata Steven Gerrard adalah pemain Liverpool pertama yang sadar dengan banner saya... terima kasih Allah, terima kasih Agung, terima kasih BIGREDS, dan terima kasih Liverpool.... Angger

photo courtesy: @AnfieldMyanmar
photo courtesy: indonesia.liverpoolfc.com
photo courtesy: Propaganda Photo

You Might Also Like

0 comments

Subscribe