A Random Story: Proud

Thursday, May 02, 2013

Jam 4 pagi tadi saya sengaja melongok handphone saya, dan melongok ke aplikasi “Live Score” karena penasaran dengan hasil pertandingan leg ke-2 semi final Barcelona vc Bayern Munich di Camp Nou. Secara mata masih kriyep2, sembari loading saya berharap Bayern menang. Dan benar saja! Hasilnya ga nanggung2.. 3-0 pemirsa! Trus saya cek detailnya, dan ketika melihat di daftar pencetak gol Bayern, ada nama Gerard Pique, saya ketawa kecil sambil berbisik “hahaha, gol bunuh diri! Bisa gitu?” (Bisa aja sih! Apa sih yg ga bisa? hehehe). Sepanjang perjalanan ada sedikit rasa menyesal, kenapa ga nonton aja pertandingannya tadi? Tapi apa daya, kick-off mulai sekitar jam 2, dan kalau bukan besoknya weekend, saya terlihat seperti ini:


hahahaha, saya memang suka nonton bola, saya pun mendukung beberapa tim Eropa, seperti Liverpool (Inggris) dan Schalke 04 (Jerman). Tapi kalo taraf internasional, saya selalu dukung Der Panzer sampai kapan pun! Dan sebagai pendukung timnas Jerman tentu saya lebih memilih klub2 Jerman disbanding klub lain. Lalu kenapa ada Liverpool kalo suka hanya Jerman saja? Saya agak bosan kalo ditanya alasan kenapa suka Liverpool.  Tapi sebelumnya saya cerita dulu gimana saya bisa kenal dengan dunia pesepakbolaan. Waktu jaman SD itu, saya hanya sedikit tau tentang klub2 Eropa, seperti AS Roma, AC Milan, Juventus, dan klub2 besar Italia lainnya. Dan saya pun dulu sempat meng-idola-kan Totti. Dan beberapa pemain terkenal Italia pada waktu itu, Inzaghi, Nesta, dll. Saya memang jarang sekali nonton bola pada waktu itu karena ayah saya menghindari jam terbang tiap pertandingan itu selalu di malam hari dan dia juga bukan penggemar bola fanatik. Jadi saya hanya tau perkembangan berita mereka lewat artikel2 di koran Bola.

Tapi kemudian impian tentang idola2 Italia mulai pudar, karena doktrinisasi kakak sepupu saya yg mengidolakan timnas Jerman. Ketika itu sedang berlangsung Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea, kakak sepupu saya sedang meng-akses official web world cup 2002 dan melihat profil2 timnas Jerman. Lalu saya “perkenalkan” oleh kakak sepupu saya pemain2 timnas Jerman, seperti Klose, Ballack, Khan, dll. Sembari kakak sepupu saya menceritakan bagaimana dia mengidolakan timnas Jerman, saya pun mulai terkesima dengan mereka. Waktu itu saya sedang sekolah di kelas 2 SMP. Kemudian saya mulai mengikuti tiap pertandingan mereka (sampai sekarang pun masih) dan mulai mengidolakan mereka. Semakin saya mengikuti, semakin saya subjektif terhadap timnas ini maupun timnas lainnya. Karena saya mendukung Jerman, saya jadi tidak peduli dengan ritme permainan tim lain yang mungkin saja lebih baik dibandingkan dengan timnas Jerman.




Dan pada Piala Dunia 2010, dengan berganti nya beberapa pemain di timnas Jerman, saya jatuh hati dengan kiper timnas Jerman, Manuel Neuer. Yup! He’s best-est goalie ever. And handsome too, hehe. Kemudian saya mulai mencaritahu tentang klub2 Jerman. Mungkin terlambat, tapi you’ll never get too old to learn something. Dari info yg ada, Manuel Neuer itu adalah kiper andalan klub Schalke 04 (waktu itu), dan dari situ lah saya mulai “kenal” dengan klub2 Jerman. Karena keterbatasan tayangan televisi, saya selalu mengikuti pertandingannya via streaming atau bahkan hanya livescore aja. Hal yg menyenangkan adalah ketika pertandingan Schalke ditayangkan di televisi kontra MU dalam rangka semi final UCL 2011. Yah meski kalah, tapi saya salut sama tim ini. Lama kelamaan saya pikir, kenapa tidak coba liat pertandingan bola yg ditayangin di televisi lokal (karena waktu itu televisi lokal hanya ada liga Inggris dan Italia).


Akhirnya saya mencoba nonton EPL, dan pertandingan pertama yang saya tonton adalah pertandingannya Liverpool. Saya agak lupa kontra klub mana, karena saya memang belum familiar dengan klub2 EPL. Pada hari itu Liverpool menang, dan setelah menonton permainan mereka saya langsung jatuh hati saja. Padahal saya belum pernah melihat pertandingan dari tim lain, tapi saya sudah menetapkan dukungan terhadap Liverpool. Pada waktu itu yg bikin ‘netep hati ke Liverpool karena ada Torres (yeah, he’s not in the club anymore, but I WISH he’ll comeback).  Padahal juga, Torres kan dr timnas Spanyol, yg notabene pernah tanding vs timnas Jerman di Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010, dan Jerman kalah waktu itu!

So, berkaitan dengan paragraf pertama dari postingan ini, alasan kenapa saya senang sekali 2 tim Jerman, Munchen dan Dortmund melenggak-lenggok di final UCL tahun ini karena apapun klub Jerman saya akan tetap dukung. So, semoga Bayern menang, karena Manuel Neuer sekarang kipernya Bayern :-) Angger


You Might Also Like

0 comments

Subscribe